Tampilkan postingan dengan label Adat Istiadat suku TiongHua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adat Istiadat suku TiongHua. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 November 2009

Cap Go Meh

Cap Go Meh


Cap Go Meh adalah hari ke-15 dari hari perayaan Imlek bagi suku Tionghua. Kata Cap Go Meh berasal dari bahasa Hokkien yang berarti hari ke-15 dari bulan pertama.



http://arsip.pontianakpost.com/images/CapGoemeh-f.jpg
http://www.equator-news.com/uploads/berita/dir10022009/img1002200983061.jpg



Perayaan ini selalu dir
ayakan oleh suku-suku Tionghua, dengan memainkan naga atau barongsai. Dan ada juga yang memainkan seperti dukun, dengan menggunakan pisau, atau dengan duduk di atas pisau. Pokoknya segala tindakan yang sangat berbahaya untuk kita, disebut dengan Tatung.
Pada saat merayakan cap go meh, saat-saat inilah kita dapat berkumpul dengan keluarga-keluarga yang jarang ketemu. Ketika ketemu pada perayaan ini, pasti orang tua membuat banyak masakan dan makan bareng-bareng.

Dan bagi orang-orang yang beragama Budha, mereka harus ke vihara untuk berdoa setelah itu baru dapat berkumpul dengan keluarga-keluarga. Menurut saya, pada hari cap go meh adalah hari yang sangat baik karena kita dapat berkumpul lagi dengan semua keluarga yang jarang ketemu.


Minggu, 29 November 2009

Barongsai


Barongsai




http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/25/Lion_dance_costume.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/1/15/Barongsai.jpg

Barongsai adalah sebuah tarian tradisional suku Tionghua dengan menggunakan kostum yang berbentuk Singa. Adapun sejarah-sejarah tentang adanya barongsai. Pada tahun 1965 tarian barongsai telah diberhentikan dan tidak boleh ditarikan atau dimainkan lagi karena pada saat itu situasi politik yang tidak stabil.
Dan pada zaman pemerintahan Soeharto, masih tidak boleh dimainkan dan satu-satunya tempat yang boleh adalah kota Semarang. Tetapi pada saat ini, barongsai sudah diperbolehkan. Kalau tidak salah dengan memimpinnya Presiden kita Bapak Gusdur. Saat beliau menduduki sebagai Presiden RI, barongsai di Indonesia boleh dimainkan lagi. Dan akhirnya sampai saat ini , Barongsai di Indonesia telah dimainkan secara luas, sampai-sampai meraih juara pada kejuaraan-kejuaraan dunia dan meraih banyak prestasi. Barongsai sangat disukai oleh anak-anak, biasanya pada saat Imlek, anak-anak sampai mengikuti barongsai tersebut kemanapun barongsai itu pergi.
Sekarang yang memainkan barongsai tidak hanya orang-orang dari suku Tionghua tetapi dari pribumi Indonesia juga memainkannya jadi saya kira barongsai saat ini sangatlah luas, tidak membeda-bedakan suku antara Tionghua ataupun pribumu Indonesia.